Kritik dan ujaran kebencian
Saya sering dibuat heran, jengah, bahkan muak dengan isi media sosial di tahun politik ini. Berbagai kata, gambar hingga video, tak sedikit yang berisi ketidaksukaan terutama pada capres dan cawapres yang ada. Ketika masih berada di ranah tidak suka, masih belum memuakkan. Sayangnya, ketidaksukaan itu sering diekspresikan dengan hal-hal yang sifatnya membenci. Dan seringnya, mereka yang berekspresi seperti itu, mengatasnamakan kritik dan kebebasan berpendapat. Saya pun bertanya-tanya, apa sih kritik dan kebebasan berpendapat itu, lalu dimana batasan-batasannya? Kritik yang berasal dari bahasa yunani, clitikos, diartikan sebagai yang membedakan. Kata ini turunan dari bahasa yunani kuno, krites, yang artinya orang yang memberikan pendapat beralasan atau analisis, pertimbangan nilai, interpretasi, dan pengamatan. Sederhananya, kritik itu pendapat berbeda yang disampaikan seseorang berdasar analisa, evaluasi, pertimbangan nilai, interpretasi dan pengamatan. Lalu apa t...